Sabtu, 07 November 2015

IBU KAULAH KEBAHAGIAAN KU

Di antara semua bintang hanya kejoralah yang paling indah
Di antara beribu orang hanya ibulah yang paling ku sayang
Bagaikan bulan tinggi diatas langit hanya bisa kutatapi dikala malam
Gemercik air hujan menyaksikan betapa bersyukurnya diriku
Memiliki seorang ibu yang menjadi panutan dalam hidupku
Keelokan bunga mawar memberikan warna dalam hidupku
Seperti ibu yang menjadi perisai dalam hidupku
Ku basuh kakinya lalu ku cium
Di bawah telapak kaki ibu adalah surga bagi diriku
Di bawah pohon yang rindang seberkas cahaya telah mendekati
Namun sang predator telah menghalanginya
Bak gunung menjulang tinggi nan kokoh dikelilingi daun yang berguguran
Pesona pelangi yang indah telah menghiasi bumi ini
Bersama impian ini ku mengukir sebuah harapan indah nan cemerlang
Debur ombak yang menerjang takkan mampu mematahkan impianku
Kobaran api  yang membara takkan mampu memadamkan semangatku
Berlian ini akan ku jaga seperti aku akan menjagamu ibu...
Seekor burung terbang tinggi menuntun langkahku untuk selalu menghormatimu
Ibu...
Kau bagai matahari yang selalu bersinar dalam hidupku
Sebuah duri takkan mampu menorehkan luka
Seperti pena yang mengotori temannya
Semilir udara menyentuh kalbu membuatku merasa nyaman bila berada di dekatmu ibu...
Asap itu takkan mampu menghalangi pandanganku untuk selalu berbakti kepadamu
Pancaran cahaya menyinari sebongkah mutiara yang berkilau
Sebening embun pagi yang menetes di daun talas
Kutuliskan sebuah harapan pada secarcik kertas tentang impianku
Semoga sang ilahi robi selalu melindungimu dimanapun engkau berada
Terima kasih ibu, atas segala pengorbanan yang telah engkau berikan
Aku sealu mencintaimu ibu
Lebih dari segalanya


*) ditulis oleh Aisyah Nur Aini (Mahasiswa Semester 1 prodi Ekonomi Syariah  ISIF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar